Kasus Pembunuhan Pemimpin Negara yang Sangat Terkenal

Kasus Pembunuhan Pemimpin Negara yang Sangat Terkenal – Saat ini sudah tidak asing lagi bukan jika kita mendengar kata-kata pembunuhan yang hendak menjadi ketakutan banyak orang yang sedang melakukan aktivitasnya.

Tugas yang sangat berat selalu ditanggung oleh kepala negara, entah itu presiden, perdana menteri, raja, ataupun ratu. Bahkan, tak jarang mereka berada dalam kondisi yang membahayakan nyawa mereka. Itu sebabnya protokol penjagaan atau keamanan pemimpin negara sangatlah ketat.

Kendati demikian, ada beberapa kasus pembunuhan terhadap kepala negara yang sempat membuat heboh publik. Sebagiannya masih menjadi misteri hingga saat ini. Inilah beberapa kasus pembunuhan pemimpin negara yang sempat menggemparkan dunia. Yuk, disimak!

Kasus Pembunuhan Pemimpin Negara yang Sangat Terkenal

1. Yitzhak Rabin
Yitzhak Rabin adalah Perdana Menteri Israel yang menjabat pada 1974 hingga 1977. Pada 1992, ia kembali menjabat sebagai perdana menteri dan mengalami pembunuhan tragis pada 1995. Dilansir Britannica, Yitzhak Rabin dibunuh oleh Yigal Amir, seorang Israel yang juga ekstremis sayap kanan.

Kala itu, Yitzhak Rabin tengah melakukan usaha atau perundingan damai dengan murder cases Palestina melalui Perjanjian Oslo. Sayangnya, langkah tersebut justru membuat beberapa warga fanatik Israel tidak setuju dengan kebijakan pemimpin mereka. Pada 4 November 1995, ia dibunuh oleh seorang ekstremis sayap kanan pada saat berlangsungnya pawai di Tel Aviv.

2. Laurent Kabila
Ditulis dalam South African History Online, Laurent Kabila terpilih menjadi Presiden Republik Demokratik Kongo sejak 1997 hingga terbunuhnya pada 2001. Pada 16 Januari 2001, Kabila ditembak mati oleh pengawalnya sendiri di Istana Kepresidenan dan berita ini cukup menghebohkan dunia kala itu.

Pada 26 Januari 2001, posisi presiden di negara tersebut akhirnya digantikan oleh anaknya yang bernama Joseph Kabila yang menjabat hingga 2019. Pada masa sebelum pemerintahan Laurent Kabila, Kongo memang sudah dikenal sebagai negara yang rawan akan konflik horizontal.

3. Indira Gandhi
Indira Gandhi merupakan seorang politikus dengan nama besar di Kongres Nasional India. Pada 1966 hingga 1977, ia menjabat sebagai Perdana Menteri India dan merupakan pemimpin perempuan pertama di negara tersebut. Posisinya masih bertahan sampai 14 Januari 1980 hingga akhirnya ia meninggal dunia akibat pembunuhan pada 31 Oktober 1984.

Menurut laman History, kasus pembunuhan yang menghebohkan dunia itu juga melibatkan pihak ekstremis Sikh yang mencari negara otonom. Pemberontakan tersebut sebetulnya berhasil diredam oleh pasukan India di bawah perintah Indira Gandhi. Namun, ia akhirnya dibunuh di luar rumahnya oleh dua orang pengawal pribadinya akibat dendam lama yang berkaitan dengan kematian ratusan ekstremis Sikh.